Kemasan LipStick

Kemasan Lipstick – Kemasan pewarna – Tempat wadah lipstick

Menurut wikipedia deskripsi lipstick adalah

Lipstikgincu atau pewarna bibir ialah kosmetika yang terbuat dari lilinpigmenminyak, dll. Lipstik biasa dimanfaatkan untuk memberikan warna pada bibir. Lipstik biasa digunakan oleh wanita.

Lipstik telah ditemukan sejak masa kuno ketika batu permata semimulia dihancurkan dan dioleskan ke bibir dan kadang-kadang ke mata. Selama Zaman Keemasan Islamkosmetolog Al-Andalus terkenal Abul Qasim az-Zahrawi menemukan lipstik padat, yang merupakan batangan wangi yang digiling dan ditekan dalam cetakan khusus, dan ia menjelaskannya dalam bukunya At-Tashrif. Benda ini mulai populer pada masa Ratu Elizabeth I dari Inggris.

Lipstik dibedakan menjadi beberapa karakter dan tekstur

Pewarna bibir yang dikemas dalam bentuk batang padat (stik), pensil, palet, krayon, lalu ada juga yang dikemas dalam botol dengan tekstur cair. Lipstik memiliki tekstur yang bervariasi mulai dari creamy, satin, hingga matte

Berdasarkan Fungsinya, ada 7 jenis lipstik dan fungsinya yuk kita baca artikel yang diambil dari salah satu blog di Tokopedia

Yuk Kenali Dulu 7 Jenis Lipstick Beserta Fungsinya

 Apapun gaya make-up yang kamu aplikasikan pada wajah, tentunya lipstick menjadi benda terpenting yang tidak pernah kamu lupakan saat berdandan. Lipstick memang sudah menjadi salah satu alat make-up yang sangat berpengaruh dalam menunjang penampilan, salah satunya memberi efek cerah pada wajah terutama pada bagian bibir.

Selama ini mungkin Toppers hanya mengenal lipstick sebagai pewarna bibir dan hanya terdiri dari satu jenis saja. Namun ternyata lipstick terdiri dari banyak jenis lho, dan masing-masing jenis lipstick memiliki fungsi yang berbeda pula. Dalam penggunaannya, lipstick tentu harus disesuaikan dengan bentuk dan kondisi bibir, serta dengan kondisi lingkungan tempat kamu berada. Nah kira-kira apa saja yah jenis lipstick dan lipstick seperti apa sih yang cocok untuk bibir kamu? Penasaran? Cari tahu di bawah ini yuk!

1. Lip Liner

Jika kamu memiliki bentuk bibir yang kurang sempurna, seperti bibir terlalu kecil, terlalu tebal dan lebar, atau tidak simetris, lip pencil dapat menjadi solusi yang tepat. Lip liner atau yang juga dikenal dengan sebutan lip pencil ini bisa membuat bentuk bibir kamu jadi lebih proporsional, karena fungsinya sebagai pembingkai bibir. Namun penggunaan lip liner ini harus dikombinasikan dengan jenis lipstick lain karena fungsinya hanya untuk membentuk bagian pinggir saja, bukan untuk diaplikasikan pada bagian dalam bibir.

Penggunaan lip liner ini harus disesuaikan dengan bentuk bibir. Jika kamu memiliki bentuk bibir yang tebal dan lebar, aplikasikanlah lip liner pada bagian dalam garis bibir untuk memberi kesan lebih mungil pada bibirmu. Sedangkan bagi yang memiliki bentuk bibir tipis dan kecil, kamu dapat menggambar lip liner pada bagian luar garis bibir untuk memberi efek lebih penuh pada bibir mungilmu.

2. Creamy Lipstick

Lipstick berbentuk krim ini akan menghasilkan polesan yang sedikit mengkilap, namun tetap terasa lembut di bibir. Karena efeknya mengkilap dan warna kuat yang ditimbulkan, saat kamu menggunakan Creamy Lipstick maka warna bibir kamu akan lebih keluar. Penggunaan creamy lipstick ini sangat cocok dipadukan dengan penggunaan lip pencil atau lip liner agar memudahkan kamu untuk membuat batasan bagian penggunaannya.

Selain menggunakan lip liner, disarankan juga untuk mengaplikasikannya menggunakan kuas agar polesannya terlihat lebih rapi dan merata, serta tidak keluar dari garis bibir. Creamy Lipstick juga memiliki kandungan lilinnya yang tinggi sehingga dapat pula berfungsi sebagai pelindung bibir dari sinar matahari secara langsung. Namun tingginya kandyngan lilin tersebut sekaligus juga dapat menimbulkan efek negatif bagi bibir, yaitu menyebabkan bibir terasa kering. Nah bagi kamu yang memiliki bentuk bibir yang tipis dan kecil, Creamy Lipstick merupakan pilihan yang tepat untuk memberikan efek penuh pada bibir kamu.

 

3. Sheer Lipstick

Sheer atau Gloss Lipstick ini memiliki warna yang tipis dan hampir transparan, serta menimbulkan efek glossy atau mengkilap pada bibir. Efek warnanya yang ringan, tidak mencolok dan kualitas membuat polesan bibir jenis ini sangat cocok untuk digunakan sehari-hari.  Selain itu, Sheer Lipstick juga memiliki kandungan minyak dan pelembab yang tinggi, sehingga dapat menjaga kelembaban bibir serta menghindarkan bibir dari kering dan pecah-pecah. Sheer Lipstick ini sangat cocok bagi kamu yang memiliki bibir mungil karena akan menambah kesan penuh dan seksi pada bibir mungilmu.

Lipstick jenis ini sangat cocok bagi kamu suka dengan make up natural karena warna yang dihasilkan pun sangat ringan. Untuk mendapatkan warna yang cerah namun tetap memberi efek lembab dan berkilau, penggunaan lipstick ini bisa kamu kombinasikan dengan lipstick jenis lain seperti Matte Lipstick. Sayangnya, lipstick jenis ini akan terasa lengket, mudah menempel di benda yang tersentuh bibir, dan cepat hilang sehingga kamu harus sering memolesnya ulang.

4. Matte Lipstick

Nah bagi kamu yang menginginkan hasil akhir polesan lipstick yang bebas kilau dan membuat bibir terlihat lebih padat, Matte Lipstick dapat menjadi pilihan yang tepat. Hal ini karena lipstick jenis ini bersifat menyerap cahaya dan memiliki kandungan minyak yang sangat sedikit sehingga akan memberikan efek polesan yang matte dan tidak mengkilap. Matte lipstick cocok digunakan oleh kamu yang memiliki bentuk bibir lebar dan tebal, karena lipstick ini akan menyamarkan bentuk bibir kamu tersebut.

Kelebihan lain dari Matte Lipstick adalah tidak lengket, tidak mudah menempel pada benda yang tersentuh oleh bibir dan lebih tahan lama, sehingga kamu tidak perlu sering mengoreksi warna dan memolesnya berulang-ulang. Namun karena sifatnya yang mengeringkan bibir, penggunaan Matte Lipstick dapat membuat bibir menjadi kering dan pecah-pecah. Oleh karena itu, sebelum penggunaannya disarankan untuk menggunakan lip balm atau pelembab bibir terlebih dahulu agar kelembaban bibir tetap terjaga.

 

5. Satin Lipstick

Bisa dikatakan, Satin Lipstick ini merupakan kombinasi antara Matte Lipstick dan Sheer Lipstick. Hal ini karena Satin Lipstick memiliki bentuk yang hampir sama dengan Matte Lipstick, namun memiliki kandungan pelembab yang lebih tinggi dan memberikan efek kilap seperti Sheer Lipstick. Warna bibir akan lebih kuat namun tanpa efek glossy yang berlebihan sehingga hasil akhir dari penggunaan lipstick ini akan terlihat lembut dan berkilau layaknya kain satin.

Selain itu, kelebihan lain dari Satin Lipstick adalah sifatnya yang tidak lengket dan tidak mudah hilang sehingga kamu tidak pelu mengaplikasikannya secara berulang-ulang. Jenis lipstick yang satu ini kurang cocok bagi kamu yang memiliki bentuk bibir tebal dan lebar, karena penggunaan lipstick ini akan memberikan efek semakin penuh pada bibir kamu. (Baca juga: Tips Memilih Lipstick Sesuai Bentuk Bibir)

6. Shine Lipstick

Lipstick jenis ini memiliki tekstur hampir mirip seperti Cream Lipstick dan memberikan efek kilau yang memantulkan cahaya sehingga akan membuat bibir terlihat lebih penuh. Efek penuh yang dimunculkannya, membuat lipstick jenis ini sangat cocok untuk kamu yang memiliki bibir mungil. Sedangkan bagi Toppers yang memiliki bentuk bibir tebal, dapat menyamarkan bentuk bibir dengan mengaplikasikan lip liner pada garis bibir bagian dalam.

Karena sifatnya yang lembut dan melembabkan bibir, lipstick jenis ini dapat menghidrasi bibir, sehingga kamu tidak perlu repot lagi untuk mengaplikasikan pelembab bibir sebelum menggunakannya. Namun lipstick jenis ini memiliki kekurangan, diantaranya cepat hilang, lengket dan mudah menempel pada benda yang tersentuh oleh bibir. Selain itu, penggunaan Shine Lipstick pada bibir yang pecah-pecah karena semua celah dan pecah-pecah pada kulit bibir akan terlihat semakin jelas. Oleh karena itu, sebelum menggunakan lipstick ini, sebaiknya rawat dulu bibir pecah-pecah-pecah dengan menggunakan scrub atau masker bibir yang dapat menghilangkan sel kulit mati penyebab bibir kering.

7. Frosty Lipstick

Lipstick jenis ini juga dikenal dengan nama pearlescent, yang memberi efek mengkilap seperti mutiara dan metalik pada bibir setelah menggunakannya. Walaupun menimbulkan efek mengkilap, kandungan pelembab pada lipstick ini sangat sedikit, sehingga kamu harus mengoleskan pelembab bibir terlebih dahulu sebelum menggunakannya. Selain itu, kamu juga harus pintar dalam memilihnya, karena jika salah dalam memilih, maka penggunaan lipstick jenis ini akan terlihat tidak sesuai dengan warna kulit kamu. Saat ini Frosty Lipstick memang sudah dianggap sebagai jenis lipstick yang ketinggalan zaman, tapi terjadi lipstick ini sangat populer di tahun 80-an lho, Toppers.

Sumber : https://www.tokopedia.com/blog/yuk-kenali-dulu-7-jenis-lipstick-beserta-fungsinya/

 

Berdasarkan Artikel dari Idntimes.com, ada 7 bahan utama lisptik yang harus kamu tau

yuk kita cari tahu

Ini 7 Bahan Utama Lipstick dan Kegunaannya Masing-masing, Sudah Tahu?

Kosmetik wajib bagi wanita, nih!
Verified

“Put on some lipstick and pull yourself together.” -Elizabeth Taylor

Bagi perempuan, lipstick adalah kosmetik wajib. Bahkan, kita gak berani keluar rumah tanpa memakai lipstick karena takut terlihat pucat! Bukan hal yang aneh jika perempuan punya lebih dari satu lipstick, pasti kamu punya beberapa shade sekaligus, kan?

Namun, tahukah kamu apa komposisi lipstick yang sehari-hari kamu pakai? Apa saja bahan yang ada di dalamnya beserta kegunaannya? Let’s find the answer here!

1. Beeswax

Ini 7 Bahan Utama Lipstick dan Kegunaannya Masing-masing, Sudah Tahu?waxingkara.com

Bahan utama penyusun lipstick terdiri dari lilin, minyak, alkohol dan pigmen. Beeswax (lilin lebah) ialah bahan wajib untuk membuat lipstick. Fungsinya ialah menjaga emulsi agar tidak terpisah menjadi komponen minyak dan cairan. Beeswax dipakai dalam kosmetik dan produk perawatan pribadi yang memerlukan konsistensi dan kelembutan.

Ini 7 Bahan Utama Lipstick dan Kegunaannya Masing-masing, Sudah Tahu?bigislandbees.com

Sesuai namanya, beeswax dibuat dari lilin yang dihasilkan oleh lebah. Bukan hanya lipstick yang memakai bahan ini, tetapi juga produk bayi, produk mandi, make-up, wewangian, produk pewarnaan, produk rambut dan kuku, skincare sampai sunscreen.

Dengan adanya beeswax, lilin ini akan meningkatkan ketebalan bagian lipid (minyak) dan memberi struktur pada lipstick. Selain itu, kegunaan lainnya adalah membuat lipstick terasa halus saat diaplikasikan dan menjaganya tetap solid.

2. Candelila wax

Ini 7 Bahan Utama Lipstick dan Kegunaannya Masing-masing, Sudah Tahu?nourishandspice.com

Sejatinya, beeswax bukan satu-satunya lilin yang digunakan sebagai bahan penyusun lipstick. Lilin yang digunakan biasanya melibatkan tiga kombinasi lilin, yaitu beeswax, candelila wax dan carnauba wax. Biasanya, para vegan lebih memilih lipstick yang dibuat dari candelila wax karena diklaim terbebas dari eksploitasi terhadap hewan.

Candelila wax sepenuhnya berasal dari tanaman, diproduksi dari semak candelila di Amerika Selatan. Lilin ini mengandung asam lemak dan resin yang tinggi. Selain itu, candelila wax menyerap sangat cepat dan tidak menyebabkan bibir pecah-pecah. Namun, lilin ini lebih keras dari beeswax dan titik lelehnya sekitar 70°C.

3. Castor oil

Ini 7 Bahan Utama Lipstick dan Kegunaannya Masing-masing, Sudah Tahu?shayandcompany.com

Castor oil (minyak jarak) adalah minyak nabati serbaguna yang telah digunakan selama ribuan tahun. Minyak ini dibuat dari ekstraksi biji tanaman Ricinus communis. Biji ini mengandung enzim beracun yang disebut risin. But, don’t worry! Proses pemanasan yang dilakukan membuat minyak ini aman untuk digunakan.

Minyak ini bukan hanya dipakai di lipstick, tetapi juga dipakai sebagai bahan aditif dalam makanan, obat-obatan, produk perawatan kulit, pelumas sampai bahan bakar lampu. Di bidang kecantikan, minyak ini dimanfaatkan untuk membuat deodoran, sabun, parfum sampai eyeliner. Minyak jarak adalah emulsi yang baik karena mempertahankan strukturnya pada suhu yang sangat tinggi dan rendah sekaligus.

4. Minyak lanolin

Ini 7 Bahan Utama Lipstick dan Kegunaannya Masing-masing, Sudah Tahu?pevonia.com

Minyak lanolin terbuat dari sekresi kulit domba. Mirip dengan sebum pada manusia, minyak ini dikeluarkan oleh kelenjar sebaceous. Perbedaannya dengan sebum, lanolin tak mengandung trigliserida. Minyak lanolin diekstraksi dengan meletakkan wol domba ke mesin untuk memisahkan minyak dari wol. Jangan khawatir, ekstraksi lanolin tidak membahayakan domba karena dilakukan setelah domba dicukur.

Minyak lanolin dikenal sebagai emolien yang membantu mengatasi kulit kering dan dehidrasi. Lanolin juga sangat melembapkan, mengurangi kulit kering dan bersisik. Lanolin tak hanya dipakai sebagai bahan penyusun lipstick, tetapi juga produk anti-aging, sampo serta digunakan untuk melembapkan puting susu yang pecah-pecah.

Baca Juga: 5 Fakta Unik Silikon, Zat Aktif yang Sering Digunakan dalam Kosmetik!

5. Pigmen mica

Ini 7 Bahan Utama Lipstick dan Kegunaannya Masing-masing, Sudah Tahu?alibaba.com

Warna lipstick dibuat dari apa sih? Micas pigments (pigmen mica) adalah jawabannya! Ini adalah mineral yang memiliki kilau alami dan sering digunakan untuk mewarnai produk kosmetik. Bukan hanya lipstick, pigmen ini juga digunakan untuk eyeshadow, sabun, lotion, eyeliner, bath bomb dan lain sebagainya.

FYI, warna pada lipstick dibuat dengan mencampurkan titanium dioksida putih dengan pigmen merah. Pigmen mica memberikan hasil akhir mengilap dan berkilau alami, serta aman digunakan untuk semua tipe kulit. Pigmen mica dibuat dari mineral silika.

6. Vitamin E

Ini 7 Bahan Utama Lipstick dan Kegunaannya Masing-masing, Sudah Tahu?nutraingredients.com

Selain itu, vitamin E juga digunakan sebagai bahan penyusun lipstick. Vitamin yang larut dalam lemak ini ditemukan dalam banyak makanan, seperti daging, unggas, telur, buah, sayur sampai minyak bibit gandum. Ada banyak manfaat vitamin E untuk kesehatan, seperti mencegah penyakit jantung, pengerasan pembuluh darah dan hipertensi.

Vitamin E bertindak sebagai antioksidan serta melawan kerusakan kulit akibat radikal bebas. Vitamin E juga dipercaya melindungi kulit dari kerusakan karena sinar ultraviolet. Karena itu, wajib bagi kita untuk memilih lipstick yang mengandung vitamin E di dalamnya. Vitamin E juga mempertahankan tekstur bibir yang lembut dan awet muda.

7. Cocoa butter

Ini 7 Bahan Utama Lipstick dan Kegunaannya Masing-masing, Sudah Tahu?organicfacts.net

Terakhir, ada cocoa butter. Disebut juga sebagai minyak theobroma, ini adalah minyak nabati yang berwarna kuning pucat dan diekstrak dari biji kakao. Cocoa butter memiliki aroma kakao dan dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti untuk membuat cokelat, obat-obatan, sabun, lotion sampai lipstick.

Cocoa butter diperoleh dari biji kakao utuh. Pertama-tama, biji difermentasi sebelum dikeringkan. Setelahnya, biji kakao dipanggang dan dipisahkan dari kulitnya. Biji kakao digiling lalu dilelehkan pada suhu tinggi. Fungsi cocoa butter adalah untuk melembabkan, memberi nutrisi pada kulit dan meningkatkan elastisitas, ungkap laman Health Line.

Nah, itulah 7 bahan penyusun lipstick yang perlu kamu ketahui. Semoga informasi ini bermanfaat untukmu, ya!

Sumber : https://www.idntimes.com/science/discovery/nena-zakiah-1/bahan-utama-lipstick-dan-kegunaannya/full

Untuk teman teman yang ingin membuat produk lipstick, jangan lupa hubungi kami
untuk kebutuhan kemasan lipstick nya, karena kami menyediakan berbagai macam kemasan lipstick, lip balm, dan lip cream yang tentunya memiliki kualitas kemasan terbaik dalam hal produk, pelayanan, dan solusi